MAN Insan Cendekia

MAN Insan Cendekia
Selamat Datang di Website MAN Insan Cendekia Aceh Timur
MAN ICAT Bagikan Hadiah untuk Pemenang Lomba 17-an

On 10.30.00


Senin/21 Agustus 2017. Setelah sukses mengadakan perlombaan 17-an dalam rangka memperingati HUT RI ke 72 yang diadakan pada pada tanggal 18 Agustus s/d 19 Agustus 2017 lalu, hari ini tentu menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh keluarga besar MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Pengumuman dan pembagian hadiah untuk para pemenang dilakukan secara serentak untuk semua cabang perlombaan. 

Setelah sebelumnya melaksanakan upacara bendera di lapangan madrasah, Ustad Rudi Adrianysah selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, kemudian mengumumkan nama-nama kelompok yang meraih hadiah dari berbagai jenis cabang perlombaan. Satu per satu perwakilan kelompok yang menang maju ke depan untuk menerima hadiah. Hadiah dibagikan lansung oleh Kepala Madrasah, Ust. Shulfan dan Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan, Ust. Rudi Adriansyah.

Adapun para kelompok yang berhasil menyabet juara pada setiap perlombaan adalah sebagai berikut:

Cabang lomba

Pemenang
Memukul air di dalam plastik
Kel. 6 Pa.    Kel. 6 Pi
Mengisi air di dalam botol
Kel. 5 Pa.    Kel. 5 Pi
Kursi hilang
Kel. 1 Pa.    Kel. 9 Pi
Estaboping
Kel. 7 Pa.    Kel. 2 Pi
Jalan kepiting
Kel. 10 Pa.  Kel. 6 Pi
Rangking 1
T. Ichlasul Amal
Futsal condong
Kel. 10 Pa
Bisik berantai
Kel. 1 Pa.    Kel. 5 Pi
Puisi
Kel. 3 Pi
 
Selain lomba-lomba diatas, ada satu lagi cabang lomba yang dikhususkan untuk para guru, yaitu futsal sarung yang dimenangkan oleh tim Angin badai yang diketuai oleh Ustad Sayed Munandar. Pada akhirnya selamat bagi para pemenang yang telah berjuang, dan ingat untuk selalu rendah hati seperti komentar ini “ Rasanya biasa aja sih, cuma lomba, dibawa happy aja” tutur Umaira selaku anggota kelompok 5 putri. Dan bagi kelompok yang belum menang, jangan kecewa ataupun sedih, masih ada kesempatan tahun depan. (Humas - Wahyuni)

Para Pemenang Dari Kelompok Putra

Para Pemenang Dari Kelompok Putri


 
Para Pemenang Lomba Bola Sarung

Siswa MAN IC terpilih Sebagai Duta Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Aceh Timur

On 22.36.00

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Aceh Timur kembali mengirimkan siswi unggulan mereka untuk bersaing menjadi Duta Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, mewakili Aceh Timur di tingkat provinsi Aceh. Siswi yang berkesempatan untuk mengikuti event tersebut bernama Atikah Nafisah yaitu siswi dari kelas XI MIPA 2. ”Semoga dengan mengikuti lomba ini akan bermanfaat bagi diri sendiri dan bagi sekolah, dimana dapat menambah pengalaman dan nantinya dapat mempersembahkan kemenangan. ” ungkap Atikah mengenai harapannya kedepan. 
        
        Untuk menjadi Duta Pelopor Keselamatan Lalu lintas Atikah telah merancang sebuah aplikasi yang diberi nama Smart Traffic Monitoring Junction And Checking List sebagai pelopor keselamatan dalam berkendara. Dimana fungsi alat ini adalah memantau kepadatan di persimpangan jalan raya sehingga dapat mengontrol kestabilan dalam berkendara, dan membantu para pengendara untuk mempersiapkan perlengkapan yang harus di kenakan saat berkendara. Atikah berharap dengan dirancangnya aplikasi ini dapat mengurangi peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Selama masa perancangan aplikasi Atikah senantiasa dibimbing oleh Ustazah Nurul Qamar yaitu salah satu guru yang mengajar di MAN Insan Cendekia Aceh Timur.Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan dan akan berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 21 Agustus sampai dengan 24 Agustus 2017 di Hotel 88 Banda Aceh.(Humas CP)

Semarakkan HUT RI, MAN ICAT Adakan Sejumlah Perlombaan

On 20.57.00

Ada yang berbeda dengan perayaan 17-an di MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Jika di sekolah lain kebanyakan para guru dan siswa disibukkan dengan kegiatan karnaval, lain halnya dengan MAN IC Atim. Madrasah ini lebih fokus membuat kegiatan internal untuk menyemarakkan peringatan HUT RI ke 72 ini. Pihak madrasah dibantu para pengurus OSIM mempersiapkan berbagai permainan yang diperlombakan untuk para siswa dan siswi madrasah.

Kegiatan dimulai dengan senam pagi terlebih dahulu, sebelum kemudian para siswa mengikuti perlombaan-perlombaan yang telah disiapkan oleh panitia lomba. Seluruh siswa yang sudah lengkap dengan training berbaris rapi di halaman madrasah untuk melaksanakan kegiatan senam bersama. Kegiatan ini dipimpin lansung oleh guru pembina olahraga, Ust Sayed Munandar. Setelah sebelumnya memeriksa atribut senam siswa, Ust Sayed kemudian menghidupkan musik tanda senam dimulai. Para siswa bergerak teratur mengikuti gerakan demi gerakan senam yang diperagakan oleh Ust Sayed dan beberapa siswa yang  dipercayakan berdiri di barisan paling depan untuk menjadi instruktur senam. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda inti, yaitu perlombaan untuk para siswa. Para siswa berkumpul dalam kelompok masing-masing dan mulai mengatur strategi tim supaya bisa menang. Waka kesiswaan, Ust. Rudi Adriansyah memimpin lansung perlombaan yang pertama dan memberikan instruksi bagaimana teknis lombanya. Para siswa berbaris dalam kelompok masing-masing dan ketika aba-aba lomba dimulai, para siswa mulai bersaing, berkompetisi, berusaha untuk memenangi setiap lomba yang ada. 

Meski melelahkan para siswa terlihat sangat antusias dalam mengikuti lomba demi lomba. Perlombaan yang dilaksanakan mulai hari Jumat, 18 Agustus, berlansung sangat menarik dan menghibur. Banyak adegan-adegan lucu yang terjadi yang membuat gelak tawa penonton pecah. Misalkan ketika permainan bola condong berlansung, para pemain yang dipasangi semacam corong di wajahnya, terlihat kebingungan mencari bola. Dengan sudut pandang yang sangat kecil, mereka harus memasukkan bola ke dalam gawang lawan. Banyak pemain yang bertabrakan dengan pemain lain. Ada juga pemain yang salah menebak letak bola, sehingga ketika mereka menendang bola, ternyata mereka "menendang angin" dan akibatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Hal-hal konyol seperti itu membuat para penonton tertawa terpingkal-pingkal.  

Keseruan tidak berakhir disitu, ternyata setelah semua lomba untuk siswa selesai, pengurus OSIM mempersiapkan sebuah lomba khusus yang dimainkan hanya oleh para guru, yaitu lomba futsal sarung. Para guru dan tenaga kependidikan dibagi dalam 4 tim dan harus bertanding satu sama lain untuk memperebutkan juara satu. Menariknya, para guru dan ptk yang bermain diharuskan mengenakan sarung sehingga mereka kesulitan dalam menggiring bola. Beberapa kali para guru dan terjatuh dan ditertawakan oleh lawan maupun kawan. Para siswa terlihat sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini. Ketua OSIM, Nowwil Afqa mengatakan bahwa para siswa sangat senang dengan adanya lomba ini, karena mereka bisa melakukan kegiatan yang positif, bermamfaat dan dapat membangun kebersamaan dengan sesama siswa dan guru. 

Para Guru dan PTK Photo Bersama Sebelum Bertanding

Kegiatan yang berlansung selama dua hari itu, ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Hadiah untuk para pemenang dibagikan lansung oleh ketua OSIM, Nowwil Afqa. Setelah semua kegiatan selesai, satu per satu para siswa meninggalkan lapangan lomba dan kembali ke asrama untuk bersiap-siap melaksanakan shalat magrib berjamaah. (Humas - SP)