MAN Insan Cendekia

MAN Insan Cendekia
Selamat Datang di Website MAN Insan Cendekia Aceh Timur
JAKSA MASUK MAN IC

On 09.28.00

Aceh Timur- Selasa (21/11/2017) Kejaksaan Negeri Aceh Timur mendatangkan beberapa perwakilan ke MAN Insan Cendekia Aceh Timur dalam rangka mengadakan program “jaksa masuk sekolah” dengan tema membangun generasi muda bebas narkoba. Perwakilan dari jaksa tersebut yaitu Khaerul Hisam, S.H., M.H sebagai Kepala Seksi Intelijen dan dua rekannya. Khaerul Hisam mengatakan sudah 2 kali mengunjungi MAN IC dalam acara yang berbeda. Acara tersebut didampingi langsung oleh kepala sekolah MAN IC Aceh Timur, Shulfan S.Ag,M.Sc.

Sebelum menjelaskan materi yang akan dibahas ia memberikan dua pilihan kepada para siswa/i yaitu membahas tentang narkoba atau tentang korupsi, dan ternyata sebagian besar para siswa/i memilih membahas tentang korupsi. Menurut para siswa lebih menarik jika membahas tentang hal yang sedang marak-maraknya di dunia yaitu korupsi, terutama setelah viralnya kasul Setya Novanto di Media Sosial.

Pembahasan tentang korupsi tersebut berjalan dengan sangat lancar, dengan membahas pengertian korupsi, faktor yang menyebabkan terjadinya korupsi, dan membahas kasus korupsi yang sedang viral saat ini. Setelah penyajian materi ia juga membuka sesi pertanyaan, banyak siswa/i yang antusias bertanya banyak hal tentang korupsi bahkan ada yang bertanya bagaimana cara memberantas korupsi mulai dari sekarang.

Kedatangan jaksa tersebut dapat menambah wawasan bagi para siswa/i agar senantiasa mulai menjauhi diri dari korupsi. Bahkan korupsi terkecil pun harus dijauhi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ”Korupsi itu dilakukan oleh orang pintar, agar ia yang melakukan korupsi dapat menutupi diri dari jabatannya” ucap Khaerul saat memberikan materi. Khaerul berharap para siswa/i MAN IC yang akan menjadi orang hebat nantinya mampu menjauhi diri dari godaan melakukan korupsi tersebut. Maka jadilah orang hebat yang selalu bersikap jujur dan dipercaya oleh orang. Kita tidak harus hebat untuk memulai tapi kita harus memulai untuk menjadi hebat. (Humas - Sabita)


Siswi MAN IC Go Nasional

On 09.02.00

MAN Insan Cendekia Aceh Timur kembali mengukir prestasi, tidak hanya di daerah kini MAN IC mulai melebarkan sayapnya ke kancah nasional, dengan terpilihnya siswi mereka Atikah Nafisah yang sekarang duduk di kelas XI menjadi salah satu perwakilan Aceh untuk mengikuti seleksi pertukaran pelajar Bina Antar Budaya YES AFS year program 2017 se-Indonesia di Jakarta.
 
Setelah sebelumnya berangkat ke Banda Aceh untuk Family Ghatering, pada Jum’at kemarin Atikah terbang menuju Jakarta bersama 7 peserta lainnya dari berbagai sekolah di daerah yang juga mewakili Aceh untuk mengikuti seleksi nasional yang berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 18-20 November 2017, seleksi pertukaran pelajar tingkat nasional ini diisi dengan wawancara bahasa inggris dan dinamika kelompok dengan jadwal kegiatan yang padat.

Atikah Nafisah mengaku sangat bersemangat mendapat kesempatan untuk bersaing sekaligus mengenal banyak teman yang berbeda-beda dari seluruh Indonesia “Saya akan mengusahakan yang terbaik untuk mengharumkan nama Madrasah di tingkat nasional, saya siap untuk setiap kemungkinan seperti yang guru saya pernah katakan Hope for the best prepared, for the worst. Saya tidak akan menyerah” ungkap Atikah Nafisah pada satu kesempatan.
 
Atikah juga menyampaikan rasa syukurnya dan terimakasih yang tak terhingga kepada para guru yang senantiasa membimbingnya. MAN Insan Cendekia Aceh Timur berharap siswi hebat ini dapat mewakili Indonesia di kancah internasional dan membanggakan madrasah di mata dunia. (Humas - Camila) 

Finalist YES/AFS Aceh
KAKANWIL BERI MOTIVASI BAGI PARA SISWA DAN GURU MAN IC

On 10.13.00

Idi, 19-Nov-2017. Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Aceh melakukan kunjungan ke MAN  MAN Insan Cendekia Aceh Timur dalam rangka melihat perkembangan MAN IC sekaligus memberikan kuliah singkat bagi para civitas dan siswa siswi MAN IC. Para pelajar menyambut dengan meriah kedatangan Bapak Drs.H.M.Daud Pakeh. Daud Pakeh beserta rombongan disambut lansung oleh Kepala Madrasah dan para guru dan melaksanakan shalat magrib berjamaah.
Kegiatan selepas magrib tersebut diawali dengan kata sambutan dari Shulfan S.Ag,M.Sc, selaku Kepala Madrasah dimana beliau menyampaikan bahwa para siswa di sini dididik dan di bimbing oleh guru hebat dan diharapkan dapan menjadi generasi hebat ke depannya. Selanjutnya Drs.H.M.Daud Pakeh memberikan motivasi dan nasehat untuk para siswa dan tenaga kependidikan MAN IC.
Dalam nasehatnya, Daud Pakeh mengatakan ”selain menjadi generasi hebat, siswa MAN IC harus dapat mengartikan hadis dalam konteks global tidak hanya sebatas kata, kalian harus bisa berfikir secara global dan harus berbeda dengan MAN pada umumnya”
Ketika Drs.H.M.Daud Pakeh memberi nasehatnya, para siswa dengan semangat mendengar  dan tidak ada satu siswa pun yang beralih pandangan dari Daud Pakeh. Semoga nasehat singkat tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa agar menjadi generasi hebat di masa depan. (Humas - Ananda Nauval).