Selamat Datang di Website MAN Insan Cendekia Aceh Timur

Guru dan Siswa MAN Insan Cendekia Observasi ke Rumah Sakit

On 12.51.00

Siswa MAN Insan Cendekia Observasi ke Rumah Sakit
Guru dan Siswa MAN Insan Cendekia Observasi ke Rumah Sakit
Siswa MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Insan Cendekia (IC) Aceh Timur pada hari Selasa 13 Oktober 2015 melakukan kunjungan observasi ke ruang tranfusi darah RSU dr.Zubir Mahmud Idi Rayeuk.

Observasi ini dalam rangka peningkatan kompetensi siswa khusus bidang studi Bahasa Indonesia, Didampingi pengasuh bidang studi Alfian,S.Pd, waka kurikulum Firdaus dan waka siswa Aris Jainuri, para siswa MAN Insan Cendekia tersebut berkesempatan untuk beraudiensi serta bertukar informasi dengan pihak rumah sakit.

Kepala MAN IC Aceh Timur Shulfan, S.Ag, M.Sc mengatakan bidang studi Bahasa Indonesia yang merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di madrasah unggulan tersebut mewajibkan kepada semua siswa membuat laporan, “Salah satu tema laporan yang ditetapkan guru yaitu tentang transfusi darah, maka dari itu siswa diajak untuk melakukan pengamatan di rumah sakit ini,” ujar Shulfan.

Menurut Shulfan, observasi ini merupakan langkah para guru yang mempunyai kreatifitas dan inovasi untuk melahirkan siswa-siswi yang terampil. “MAN IC salah satu madrasah yang melaksanakan kurikulum K 13 dituntut agar guru harus kreatif dan punya inovasi dalam hal memberi pengetahuan kepada siswa, salah satunya dengan observasi ini,” katanya.

Ia berharap, para guru dan siswa kompak melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik agar lulusan madrasah tersebut pintar, santun dan terampil. “MAN IC adalah sekolah plus. Karena selain belajar pelajaran umumnya, siswanya juga mendapatkan pelajaran agama yang lebih baik. Oleh karena itu lulusan MAN ini harus menjadi generasi yang bisa tampil beda di masyarakat, yaitu generasi yang pintar, santun dan terampil,” ujarnya. 

Lebih lanjut Shulfan juga akan terus berusaha menciptakan generasi yang terampil lewat guru-guru yang profesional dan inovatif “Kita akan berkomitmen melahirkan generasi yang terampil dan bermanfaat, mudah-mudahan mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit nantinya,” pinta Shulfan.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »