Selamat Datang di Website MAN Insan Cendekia Aceh Timur

Semarakkan HUT RI, MAN ICAT Adakan Sejumlah Perlombaan

On 20.57.00

Ada yang berbeda dengan perayaan 17-an di MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Jika di sekolah lain kebanyakan para guru dan siswa disibukkan dengan kegiatan karnaval, lain halnya dengan MAN IC Atim. Madrasah ini lebih fokus membuat kegiatan internal untuk menyemarakkan peringatan HUT RI ke 72 ini. Pihak madrasah dibantu para pengurus OSIM mempersiapkan berbagai permainan yang diperlombakan untuk para siswa dan siswi madrasah.

Kegiatan dimulai dengan senam pagi terlebih dahulu, sebelum kemudian para siswa mengikuti perlombaan-perlombaan yang telah disiapkan oleh panitia lomba. Seluruh siswa yang sudah lengkap dengan training berbaris rapi di halaman madrasah untuk melaksanakan kegiatan senam bersama. Kegiatan ini dipimpin lansung oleh guru pembina olahraga, Ust Sayed Munandar. Setelah sebelumnya memeriksa atribut senam siswa, Ust Sayed kemudian menghidupkan musik tanda senam dimulai. Para siswa bergerak teratur mengikuti gerakan demi gerakan senam yang diperagakan oleh Ust Sayed dan beberapa siswa yang  dipercayakan berdiri di barisan paling depan untuk menjadi instruktur senam. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda inti, yaitu perlombaan untuk para siswa. Para siswa berkumpul dalam kelompok masing-masing dan mulai mengatur strategi tim supaya bisa menang. Waka kesiswaan, Ust. Rudi Adriansyah memimpin lansung perlombaan yang pertama dan memberikan instruksi bagaimana teknis lombanya. Para siswa berbaris dalam kelompok masing-masing dan ketika aba-aba lomba dimulai, para siswa mulai bersaing, berkompetisi, berusaha untuk memenangi setiap lomba yang ada. 

Meski melelahkan para siswa terlihat sangat antusias dalam mengikuti lomba demi lomba. Perlombaan yang dilaksanakan mulai hari Jumat, 18 Agustus, berlansung sangat menarik dan menghibur. Banyak adegan-adegan lucu yang terjadi yang membuat gelak tawa penonton pecah. Misalkan ketika permainan bola condong berlansung, para pemain yang dipasangi semacam corong di wajahnya, terlihat kebingungan mencari bola. Dengan sudut pandang yang sangat kecil, mereka harus memasukkan bola ke dalam gawang lawan. Banyak pemain yang bertabrakan dengan pemain lain. Ada juga pemain yang salah menebak letak bola, sehingga ketika mereka menendang bola, ternyata mereka "menendang angin" dan akibatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Hal-hal konyol seperti itu membuat para penonton tertawa terpingkal-pingkal.  

Keseruan tidak berakhir disitu, ternyata setelah semua lomba untuk siswa selesai, pengurus OSIM mempersiapkan sebuah lomba khusus yang dimainkan hanya oleh para guru, yaitu lomba futsal sarung. Para guru dan tenaga kependidikan dibagi dalam 4 tim dan harus bertanding satu sama lain untuk memperebutkan juara satu. Menariknya, para guru dan ptk yang bermain diharuskan mengenakan sarung sehingga mereka kesulitan dalam menggiring bola. Beberapa kali para guru dan terjatuh dan ditertawakan oleh lawan maupun kawan. Para siswa terlihat sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini. Ketua OSIM, Nowwil Afqa mengatakan bahwa para siswa sangat senang dengan adanya lomba ini, karena mereka bisa melakukan kegiatan yang positif, bermamfaat dan dapat membangun kebersamaan dengan sesama siswa dan guru. 

Para Guru dan PTK Photo Bersama Sebelum Bertanding

Kegiatan yang berlansung selama dua hari itu, ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Hadiah untuk para pemenang dibagikan lansung oleh ketua OSIM, Nowwil Afqa. Setelah semua kegiatan selesai, satu per satu para siswa meninggalkan lapangan lomba dan kembali ke asrama untuk bersiap-siap melaksanakan shalat magrib berjamaah. (Humas - SP)









Next
« Prev Post
Previous
Next Post »